KARAMUNTING
Karamunting termasuk dalam pengelompokkan jenis jambu.Karamunting berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara dan akhirnya menyebar ke daerah tropis dan subtropis hingga ketinggian 2400 m.Karamunting dapat tumbuh pada berbagai habitat dan jenis tanah.
Karamunting merupakan tanaman liar berkayu yang termasuk ke dalam famili Myrtaceae (jambu-jambuan).
Ciri-ciri Karamunting :
1. Berdaun tunggal.
2. Bangun elips memanjang sampai lonjong.
3. Duduk daun berhadap bersilang.
4. Permukaan daun berambut,bila diraba terasa kasar.
5. Pangkal daun membulat tepi daun rata.
6. Ujung daun meruncing tepi daun rata.
7. Menjelang matang, warna buah yang semula berwarna hijau menjadi merah kecokelatan sampai hitam dan bisa dikosumsi.
8.Tumbuhan yang sering kita temui di hampir setiap lahan kosong berpasir, Karamunting tumbuh seperti semak-semak.
Dibeberapa daerah dikenal dengan nama yang berbeda, di Pekanbaru disebut dengan Kalamunting, di Sumatera Utara dikenal dengan nama Haramonting dan di Jawa Barat dikenal dengan nama Harendong Sabrang.
Karamunting memiliki kandungan antioksidan pada buah,penelitian lain menunjukkan bahwa daun karamunting mengandung senyawa golongan flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin galat, tanin katekat, kuinon dan unsur natrium, kalsium, kalium serta magnesium. Kandungan buah ini mampu meningkatkan hemoglobin, jumlah sel darah merah, dan juga meningkatkan antianoxic.
Manfaat Karamunting :
1. Sebagai bahan pengobatan herbal untuk penyakit diabetes, dapat dimanfaatkan untuk obat luka, yaitu dengan mengunyah beberapa lembar daun karamunting lalu ditempelkan ke bagian luka. Di tempat lain, daun ini dapat dimanfaatkan untuk menetralkan racun.
2. Buah dan akar karamunting dapat mencegah diare, disentri basiler, radang dinding pembuluh darah, penentral racun, ganguan pencernaan, hepatitis, pendarahan haid dan keputihan.
3. Pewarna hitam .karamunting memiliki kandungan Tannin di dalam akar Karamunting atau zat warna Karamunting yang digunakan sebagai pewarna hitam.
4. Anti Bakteri : Buah Karamunting dan ekstrak akar menghambat bakteri E Coli penyebab Desentri Basiler dan dapat menghentikan diare serta dapat menghambat Staphylococcus aureus penyebab nanah.
5. Efek Adaftif : Buah Karamunting meningkatkan tingkat hemoglobin dan jumlah sel darah merah. Hal ini juga meningkatkan antianoxic rasa dingin dan kemampuan melawan kelemahan organisme.
6. Hemostasi : Buah Karamunting menunjukan efek hemostatik dalam saluran bagian atas dapat melawan metrorrhagia penyebab pendarahan wanita, Akar karamunting juga bisa meningkatkan trombosit, meningkatkan tingkat Fibrinogen dan otot kontrak pembuluh darah halus.Dengan kata lain, ekstrak akar mampu untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus sebagai penyebab nanah. Kandungan tannin atau zat warna di akar dapat digunakan sebagai pewarna hitam alami. Sebagian masyarakat memanfaatkan untuk menghitamkan gigi dan alis.
"TERIMAKASIH,SEMOGA BERMANFAAT"
Karamunting merupakan tanaman liar berkayu yang termasuk ke dalam famili Myrtaceae (jambu-jambuan).
Ciri-ciri Karamunting :
1. Berdaun tunggal.
2. Bangun elips memanjang sampai lonjong.
3. Duduk daun berhadap bersilang.
4. Permukaan daun berambut,bila diraba terasa kasar.
5. Pangkal daun membulat tepi daun rata.
6. Ujung daun meruncing tepi daun rata.
7. Menjelang matang, warna buah yang semula berwarna hijau menjadi merah kecokelatan sampai hitam dan bisa dikosumsi.
8.Tumbuhan yang sering kita temui di hampir setiap lahan kosong berpasir, Karamunting tumbuh seperti semak-semak.
Dibeberapa daerah dikenal dengan nama yang berbeda, di Pekanbaru disebut dengan Kalamunting, di Sumatera Utara dikenal dengan nama Haramonting dan di Jawa Barat dikenal dengan nama Harendong Sabrang.
Karamunting memiliki kandungan antioksidan pada buah,penelitian lain menunjukkan bahwa daun karamunting mengandung senyawa golongan flavonoid, steroid, triterpenoid, tanin galat, tanin katekat, kuinon dan unsur natrium, kalsium, kalium serta magnesium. Kandungan buah ini mampu meningkatkan hemoglobin, jumlah sel darah merah, dan juga meningkatkan antianoxic.
Manfaat Karamunting :
1. Sebagai bahan pengobatan herbal untuk penyakit diabetes, dapat dimanfaatkan untuk obat luka, yaitu dengan mengunyah beberapa lembar daun karamunting lalu ditempelkan ke bagian luka. Di tempat lain, daun ini dapat dimanfaatkan untuk menetralkan racun.
2. Buah dan akar karamunting dapat mencegah diare, disentri basiler, radang dinding pembuluh darah, penentral racun, ganguan pencernaan, hepatitis, pendarahan haid dan keputihan.
3. Pewarna hitam .karamunting memiliki kandungan Tannin di dalam akar Karamunting atau zat warna Karamunting yang digunakan sebagai pewarna hitam.
4. Anti Bakteri : Buah Karamunting dan ekstrak akar menghambat bakteri E Coli penyebab Desentri Basiler dan dapat menghentikan diare serta dapat menghambat Staphylococcus aureus penyebab nanah.
5. Efek Adaftif : Buah Karamunting meningkatkan tingkat hemoglobin dan jumlah sel darah merah. Hal ini juga meningkatkan antianoxic rasa dingin dan kemampuan melawan kelemahan organisme.
6. Hemostasi : Buah Karamunting menunjukan efek hemostatik dalam saluran bagian atas dapat melawan metrorrhagia penyebab pendarahan wanita, Akar karamunting juga bisa meningkatkan trombosit, meningkatkan tingkat Fibrinogen dan otot kontrak pembuluh darah halus.Dengan kata lain, ekstrak akar mampu untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus sebagai penyebab nanah. Kandungan tannin atau zat warna di akar dapat digunakan sebagai pewarna hitam alami. Sebagian masyarakat memanfaatkan untuk menghitamkan gigi dan alis.
"TERIMAKASIH,SEMOGA BERMANFAAT"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar